Sejarah Kuyang dan ciri ciri pelakunya

46
826
views

Sejarah Kuyang dan ciri ciri pelakunya jelas sangat berbeda dengan mahluk sejenis vampir (china) dan drakula (eropa/barat) yang juga menghisap darah korban untuk menambah usia atau bertahan hidup sebab kuyang hanya menghisap darah perempuan yang baru melahirkan atau darah bayi juga yang masih ada dalam kandungan.
Untuk menandai mangsanya kuyang biasanya mendatangi perempuan yang sedang hamil tua/besar dan mengusap perutnya tentunya dalam wujud wanita biasa bukan dalam wujud kuyang, sedang vampir dan drakula bisa menghisap darah siapa saja dan kadang disebutkan menghisap darah binatang besar jika tidak menemukan darah manusia padahal kalau mau ke rumah sakit banyak tu darah dalam sachet atau ke pmi.

Tidak semua kuyang disebabkan oleh minyak. Di Sumatera, kuyang atau palasik ada yang disebabkan karena memang keturunan (ilmu turunan) yang diwarisi oleh seseorang dari nenek moyangnya secara turun-temurun, oleh sebab itu, yang bersangkutan sendiri terkadang tidak menyadari dan tidak bisa menghindari bahwa dia adalah seorang palasik. Palasik dicirikan sebagai seorang perempuan yang tidak memiliki parit (belahan tengah) di atas bibirnya.

Sedangkan di Bali, kuyang atau leak lebih dipahami sebagai sebuah ilmu magis yang terbagi dua, leak yang beraliran ilmu hitam dan leak yang beraliran ilmu putih. Tujuan leak sebenarnya adalah untuk pertahanan, karena itu Leak di Bali ada laki-laki dan ada pula perempuan. Masing-Masing mereka yang berilmu leak memiliki tingkatan-tingkatan yang berbeda. Di antaranya, dalam leak beraliran ilmu hitam ada tingkatan yang di sebut Calon Arang. Tandingannya adalah tingkat Mpu Baradah dalam aliran leak putih. Tingkat tertinggi ilmu di leak aliran putih adalah tingkat Garuda Emas.

Orang Banjar sendiri mencirikan kuyang sebagai seorang perempuan berambut panjang yang jika berjalan siang hari selalu menutupi bekas guratan dilehernya atau menutupi bagian kepalanya dengan kain, supaya tidak kepanasan terkena sengatan matahari.

Orang Banjar meyakini bahwa kuyang adalah makhluk jadian yang takut dengan bawang merah, terlebih-lebih dengan bawang merah tunggal. Sedangkan jika vampir atau drakula takut dengan bawang putih. Kuyang takut dengan cermin, sisir, pisau, rumput jariangau, dan Yaasin. Itulah sebabnya, menjadi tradisi dalam masyarakat Banjar untuk meletakkan benda-benda tersebut didekat seorang perempuan yang baru melahirkan dan atau bayi yang baru dilahirkannya, agar terhindar dari gangguan kuyang. Bahkan, ketika bayi yang mereka lahirkan tersebut memasuki masa diayun atau dipukung, biasanya ditali ayunan juga diikatkan Yaasin.

Artikel lhodam leluhur dan ilmu keturunan

Boleh jadi pula, tali ijuk ―pada waktu dulu, tali ijuk umum digunakan oleh orang Banjar sebagai tali ayunan―yang dipakai sebagai tali ayunan, kain kuning, atau pun bayi yang dipukung (dibedong, sehingga menutup bagian leher dan hanya kelihatan bagian wajah-kepala) dimaksudkan untuk mencegah dan menghindari gangguan kuyang atau makhluk-makhluk halus. Konon kuyang dan makhluk-makhluk halus pengganggu juga takut dengan tali ijuk. Karenanya, tali ijuk terkadang juga dijadikan sebagai dinding atau penghalat rumah, yakni dengan mengikatkan tali ijuk tersebut di sekeliling bagian atas (plafon) rumah.

46 KOMENTAR

  1. Semua kembali hanya kepada Allah..
    Yg namanya mahluk pasti kan kembali padanya, jangan terlalu percaya dgn Hal yg mistis hanya dari mulut ke mulut. Meyakini Hal gaib itu ada wajar, namun kita harus lebih yakin dgn keberadaan allah .
    Takut pun jangan kepada mahluk nya, tapi takut lah kepada pencitpanya, saya yakin dgn keimanan seseorang dan pengetahuan agama nya pasti kan berfikir demikian.
    Ingat! Masalah gaib itu hanya Allah yg tau, itu rahasia Allah, jadi berfikirlah layaknya orang cerdas, dan kesimpulan nya kembalilah hanya kepada allah! Al-quran Dan hadits petunjuk kalian yg semuanya mencakupi seluruh aspek kehidupan manusia, maka cerdaslah πŸ™‚

  2. Yang Jelas ga perlu ada yg ditakutkan semua makhluk ada digemgaman Ψ§Ω„Ω„Ω‡ SWT, Rusulullah SAW mengajarkan gunakanlah adab ketika beraktifitas terutama ketika tidur dimana jin dan bala tentaranya suka ngerjain manusia, utk menghindarinya coba tidur dilantai (tdk pake dipan), mandi Ayat caranya: baca surat AlFatihah, Al IKhlas, Al falaq dan Annas dibaca trus ditiupkan ke telapak tangan lalu diusapkan keseluruh tubuh kecuali kemaluan dan telapak kaki, sebanyak 3 kali diakhir boleh ditambahkan ayat kursi lalu berdoa “bismika allahumma amutu wa ahya” artinya : dengan menyebut nama Ψ§Ω„Ω„Ω‡ dialah yg mematikan dan menghidupkan, insya Ψ§Ω„Ω„Ω‡ terbebas dari semua makhluk yg akan menggagu baik binatang ataupun Jin. Karena ketika diturunkan ayat ini semua syaitan, iblis dan sekutunya (jin, dukun, paranormal, ahli santet, dkk) sangat marah dan mereka menaburkan debu kekepalanya pertanda putus asa. Wallohualam bissawab

  3. Jin alam gaib itu ada….krn tuhan menciptakan jin dan manusia. Jgn takut..jgn resah kalo kata pak ustad manusia pangkat derajatnya paling tinggi dibanding jin. Ibarat tentara manusia itu jenderal dan jin adalah sersan. Masak iya jenderal takut ama sersan???

    • insyaAllah manusia tidak boleh takut kepada bangsa bangsa jin jahat, manusia hanya boleh menghormati adanya mereka bukan disembah maupun dituankan..

      terimakasih atas koemntya πŸ™‚

  4. sop kuyang emg sop pling enak,ap lg mkan ny pke smbel kunti sma gorengan kulit pcong,trus minum ny darah tyul dkasih gula merah sm es batu,,WAOOW..sedap eui..wkwkwkjwk wkj..

  5. Dikampungku katanya banyak kuyang teman sama keluarga aku pernah ngeliat aku yang mau coba liat kuyang kok gak pernah liat kuyang mungkin karna saya percaya Allah melindungi saya dari jin

    • karena tidak semudah itu melihat kuyang dan memang tidak banyak juga yang benar benar menguasai keilmuan ini dan pastinya di zaman sekarang ini semakin langka maka susah juga dilihat/ditemui setiap saat.

    • Iya betulan ada.. Karna saya tinggal didaerah Kalimantan khususnya paser. Katanya disini banyak.. Soalnya saya sering digigit kuyang. . Sy jd komen ini karna cari artikel tentang kuyang,karna td pagi sy liat memar dilutut saya, biasanya ada titik 2 dimemar itu, katanya sih bekas gigi nya.. Teman sy pernah liat secara langsung, katanya seram emang..

      Kata mama sy itu km sih tidur gk bebacaan, kebetulan lupa jg baca doa sblm tidur. . Trs sm mama sy dikasih penangkal doa gitu jg dikasih bawang merah tunggal diusap2 di memarnya. . Ya sebenarnya sy takut. . Tapi ya kan kita ada Allah minta perlindungan nya. .

  6. Ah… Biasa aja.tapi Ngeri juga yah cuma kepala dan usus yang bergelantungan. Tapi gue gk pernah liat bayangkan misal nya ketemu pasti gue kencing dicelana. He… He… He…

  7. Kemaren baru aja dpt crita dr ibu2 transmigran dr kalimantan timur (pedalaman) kuyang mmg benar2 ada bahkan disaksikan dg mata kepala sendiri kuyang tsb tertangkap krn kepalanya tersangkut diatap yg telah diberi batang dan daun pohon salak yg penuh dg duri. Kuyang tsb adl gadis yg hdp sebatangkara dipedalaman hutan dlm sebuah rmh panggung yg sangat sederhana. Mirisnya dia gbs menolak warisan ilmu tsb sdg aslinya dia tdk menginginkannya. Serem2 kasihan denger kisahnya.

  8. Percaya gak percaya jg sih…mksudnya manusia kok bisa berubah jd hantu…barusan temen fb ada yg share ktanya anaknya baru saja meninggal karena dimakan kunyang…bingung kunyang itu apa trus coba googling nyasar kesini…klo emang iya serem juga kyaknya soalnya hantu kok bisa “membunuh”….

  9. Kuyang hantu kepala dengan usus yang terurai ya sih mitos yang udah lama dan cukup terkenal di indonesia pernah juga denger kalo ada kuyang kalo ketemu tubuh aslinya yang gak ada kepala disarankan untuk menghalangi lehernya bisa dengan apa aja dengan ranting kayu dan apalah katanya kalo kuyang tidak segera merapat ke tubuhnya sampe waktu tertentu maka dia akan mati.

    Kuyang itu kemana mana bawa usus kenapa gak coba minum yakull aja ya kan “Cintai Ususmu Minum Yakul Tiap Hari” ni malah nyari darah ibu hamil :V

  10. […] Orang yang melihat kuyang biasanya akan menyangka atau seperti melihat seekor burung besar yang melesat diantara pohon pohon dan disebutkan untuk menakut nakuti kuyang yang terlihat maka penduduk disarankan memukul mukulkan ijuk atau perabot dapur agar mengeluarkan suara suara nyaring. *artikel lebih lengkap tentang kuyang ada di artikel sejarah kuyang disini […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here