Pro kontra orb didunia fotografi

Jumat 12-09-14 tim indonesia ghost hunter akan memulai perjalanan telisik misteri di bumi perkemaan cibubur sekaligus menjadi narasumber dan pemandu untuk dimasukkan dalam majala lifestyle yang kebetulan sedang memperingati hellowen, semoga sukses dan berkelanjutan

fanspage indonesia ghost hunter klik disini 

fenomena orbs foto-nerps.com

MyMisteri Leony Li – Kamera bisa jadi merupakan perangkat yang paling bertanggung jawab dalam mengabadikan makhluk misterius: Orbs. Sebenarnya, apa itu Orbs?

Jika dalam sebuah foto Anda menemukan bulatan-bulatan berwarna transparan dan melayang-layang di udara, bisa jadi itu adalah Orbs. Uniknya, Orbs ini hanya bisa dilihat oleh kamera namun tidak dengan mata telanjang.

Beberapa orang yang percaya dengan hal-hal mistis, menyebutkan bahwa Orbs merupakan interpretasi dari arwah gentayangan yang tertangkap oleh kamera. Diyakini Orbs tersebut merupakan salah satu cara arwah untuk menyampaikan keberadaannya di sekitar kita.

Hanya saja, hipotesis tersebut masih diperdebatkan kebenarannya. Hal ini dikarenakan hukum fisika tentang perpindahan energi yang dituding menjadi penyebabnya sama sekali berbeda dengan Orbs.

Memang energi dapat berpindah dari energi satu ke energi lainnya. Namun, tidak ada ahli yang mampu menjelaskan bahwa Orbs merupakan energi yang dihasilkan dari orang yang sudah mati.

ASSAP, sebuah organisasi kumpulan para peneliti yang sering melakukan penyelidikan fenomena gaib, mengatakan bahwa Orbs merupakan hasil penangkapan kamera yang tidak fokus terhadap benda-benda kecil seperti butir hujan maupun debu.

Skeptoid juga mendukung hal tersebut dengan mengatakan bahwa Orbs seringkali muncul pada kamera yang berisi debu, serangga, hingga tetesan air. Dikombinasikan dengan letaknya yang dekat dengan kamera, di luar depth of field dan jauh dari sumber flash, maka Orbs pun bisa dihasilkan.

Para peneliti dari ASSAP pun mampu menjelaskan berbagai fenomena kemunculan Orbs dari segi ilmu pengetahuan. Menurut para peneliti, Orbs bisa dihasilkan dari debu di lensa, kesalahan sensor kamera, sensitivitas infra merah, hingga proses gambar yang tak sempurna.

Meski begitu, mereka yang menyangkal mengatakan bahwa walau kamera sudah dibersihkan dari debu dan dijaga kelembapannya, Orbs tetap saja muncul. Yang jadi pertanyaan, jika faktor-faktor tersebut memang memicu Orbs, mengapa sangat sulit sekali membuatnya?

Ghost Gadgets kembali membuka perdebatan ini dengan menjelaskan bahwa Orbs memang bisa dibuat. Namun, tidak semua Orbs berasal dari debu maupun tetesan air. Orbs tidak muncul di sembarang tempat.

Satu fakta mengejutkan lagi tentang Orbs adalah tempat kemunculannya. Kebanyakan kasus mengenai munculnya Orbs berasal dari tempat-tempat angker seperti kuburan, bangunan kuno hingga bekas tempat-tempat penyiksaan pada zaman penjajahan Belanda.

Salah satu contoh dari munculnya Orbs tampak pada foto dari sebuah pemakaman di atas. Bahkan, foto tersebut mampu menunjukkan Orbs berbentuk seperti wajah manusia.

Mengenai hal ini, para peneliti sendiri masih belum menemukan jawabannya. Hal inilah yang membuat mereka yang masih percaya dengan hal mistis mempertahankan pendapatnya.

Para ahli fisika sendiri seakan enggan menanggapi tentang fenomena kemunculan Orbs ini. Sehingga, seakan-akan fenomena Orbs merupakan misteri yang masih belum bisa dipecahkan dengan akal pikiran manusia.

Dari sini, kemudian muncullah dua pendapat berbeda mengenai asal muasal Orbs. Bagi yang memercayai ilmu pengetahuan, mereka meyakini bahwa Orbs merupakan refleksi dari debu atau tetesan air yang tak tertangkap dengan jelas oleh kamera. Namun, bagi yang memercayai hal gaib, Orbs merupakan bukti eksistensi makhluk gaib di sekitar kita.

 

sumber – my mystery orbs

Bagikan artikel menarik ini
About mataketiga 205 Articles
seorang penggiat blog dan penyuka dunia spiritual yang mencurahkan pemikiran dalam blog, silahkan berkomentar dan jika ingin menyebarkan artikel ini dalam web atau blog pribadi harap sertakan link sumber yaitu mataketiga.com,.

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*