Sejarah Jenglot dan Bhatara Karang

Salam jumpa lagi semoga para pembaca selalu dalam berkahNya dan sehat selalu, kali ini saya akan emmbahas sekilas sejarah tentang sosok mahluk menyeramkan dan dikatakan berdaya supranatural tinggi, selamat membaca dan nikmati.
jenglot
Bhatara karang dan jenglot, mungkin kedua nama ini sejak pada kemunculanya pertama kali pada sekitar tahun 1997an 9ada juga yang mengaku menemukanya semenjak tahun 1972 di sebuah pantai jawa timur) dan dipamerkan bersama mahluk mahluk misterius lainya semisal tebo anak gendruwo, lalu bambu pethuk dan ular berkepala dua serta mahluk mahluk aneh lainya maka jenglot dan bhatara karanglah yang hingga sekarang masih bernilai jual tinggi, baik dari segi bisnis maupun sisi supranatural dan jauh berebda dengan saudara saudaranya waktu pameran dulu marak diadakan di mall mall besar.

Menurut sejarahnya yang hanya saya temukan dari tutur cerita orang ke orang dan dari google sebab saya tidak menemukan literatur kuno tentang bhatara karang atau jenglot ini mengingat betapa dahsyatnya efek yang diwartakan media dan orang orang sakti tentang jenglot tersebut (mungkin ad ayang mempunyai literatur kunonya atau bukti otentik tentang keilmuan ini dulu seperti kisah ilmu brajamusti, rawa rontek atau semacamnya yang memang ada tertulis sejak jaman dulu baik dalam cerita rakyat maupun kitab keilmuan keilmuan).
Bhatara karang dan jenglot dikatakan sama sama mempunyai menyerupai manusia kerdil dengan ukuran pada umumnya adalah 7-12cm saja dengan badan kaku, rambur panjang awut awutan dan kuku yang meruncing serta ada beberapa perbedaan yang membedakan keduanya yaitu bhatara karang tidak bertaring namun jenglot bertaring menurut beberapa sumber sih sebab saya juga nggak punya jenglot.

Bhatara karang atau englot dikisahkan adalah sosok manusia yang mempelajari sebuah keilmuan bernama ilmu karang (bhatara karang) untuk jenglot sendiri tidak disebutkan ilmu apa yang dipelajari, dan ilmu tersebut mampu membuat manusia yang mempelajarinya menjadi kebal dari segala macam senjata.
Namun efek samping yang dibawa ilmu tersebut juga sangatlah tinggi yaitu jika mati akan susah dan roh nya tidak akan diterima oleh Tuhan seperti itu konon katanya, bumi pun akan menolak jasadnya walau sudah dikubur meski sudah ratusan tahun atau lebih serta cacing dan belatung serta macam binatang pengurai tidak akan sudi memakan jasadnya.

Dan maka dari itu maka tubuhnya hanya akan menciut dan bertambah kecil dan dikatakan juga roh nya masiha da dalam jasad itu meskipun kaku namun ia hidup dengan ditandai tumbuhnya kuku dan rambutn yang terus memanjang namun ada sumber lain yang mengatakan bahwa kedua sosok mahluk ini tidak emmpunyai tulang belakang entah bagaimana bisa hilang saya juga tidak eknal kedua sosok ini secara personal.
Proses pengekerdilan jasad akan terus terulang dan smeakin mengecil entah ebrapa centi setiap 100tahun sekali nah bagian ini saya juga nggak tau bagaimana para orang orang bisa menegtahuinya secara detail begini ini, namun semakin kecil sosok mahluk tersebut juga disebutkan semakin saktilah mereka dans meakin kecil semakin kecilpun lama lama dikatakan juga akan menjadi batu yaitu intisari dari wujud pemilik atau ilmu karang tersebut.
kedua sosok mahluk tersebut juga dikatakan bergerak namun pergerakanya tidak seperti manusia atau mahluk lainya dan hanya bisa dilihat jika direkam seharian lebih nonstop juga karena kita manusia tidak boleh melihat kedua sosok tersebut secara lama karna ditakutkan akan memberi efek negatif jika kebetulan mata mahluk tersbeut terbuka bisa membuat buta atau hal negatif lainya.

Makanan mereka adalah darah berjenis O dan diteteskan emlalui infus atau disuntikan kemulutnya atau dengan pipet bersama minyak wangi nah yang menjadi isteri juga bagaimana jenglot ini atau bhtara karang itu makan dilingkungan liar, namun jangan gusar menurut sumber lain memberi makan jenglot atau bhatara karang ini hanya beberapa ettes darah dicampur minyak tertentu dan disandingkan ketempat sosok tersebut dan ditinggalkan maka keesokan harinya akan habis atau berkurang banyak dan entah kapan proses makanya.
Biarkanlah itu emnjadi misteri bersama misteri dari manakah sosok sosok itu hadir, apakah mereka memang berasal dari amnusia atau mereka siluman yang mengejawantah menjadi mahluk secara fisik atau mereka diadakan oleh mahluk halus karena maraknya rumor tentang jenglot dan bhatara karang tersebut atau karena faktor lain, biarlah waktu yang akan menjawabnya.

*catatan salah satu sosok jenglot atau bhatara karang katanya pernah masuk uji lab oleh seorang ahli Forensik FKUI-RSCM mengatakan, pemeriksaan Jenglot dengan latar belakang seperti yang telah diketahui masyarakat luas merupakan tantangan menarik bagi dunia kedokteran untuk membuktikannya dari segi keilmuan. Menurut dr Budi, guna membuktikan kemanusiaan jenglot, maka akan dilakukan deteksi dengan alat rontgent untuk mengetahui struktur tulangnya serta pemeriksaan bahan dasar kehidupan seperti C,H,O atau proteinnya.
Untuk keperluan tersebut, ahli forensik mengambil sampel dari bahan yang diduga sebagai kulit atau daging Jenglot serta sehelai rambutnya. Pengambilan sampel dilakuan sendiri oleh Hendra yang saat datang ke RSCM membawa serta tiga batang hio. “Untuk jaga-jaga, jangan-jangan ada yang kena sawab-nya (pengaruh),” katanya perihal hio.
Namun hingga sekarang tidak jelas apa hasilnya dan disebutkan dihentikan karena akan dibedah dan tidak diperbolehkan oleh pemiliknya karena takut terjadi apa apa, serta entah karena alasan apa penguji tidak mencari jenglot atau bhatara karang lain untuk pengujian mengingat banyaknya mahluk ini dijual belikan meskipun tidak sedikit yang abal abal bukan hasil tirakat alias palsu gabungan dari ebrabgai jenis mahluk kering.
sejarahjenglotbhatarakarang

Artikel ini lahir dari berbagai sumber dan opini pribadi, ditulis oleh jalak paningal 
Sketsa gaib khodam pendamping dan benda pusaka atau penunggu lokasi
kontak whatsapp 085655910598

Bagikan artikel menarik ini
About mataketiga 193 Articles
seorang penggiat blog dan penyuka dunia spiritual yang mencurahkan pemikiran dalam blog, silahkan berkomentar dan jika ingin menyebarkan artikel ini dalam web atau blog pribadi harap sertakan link sumber yaitu mataketiga.com,.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*