fakta tumbal menurut ilmu jawa

fakta tumbal menurut ilmu jawa
fakta tumbal menurut ilmu jawa

Dan untuk menghindari pengaruh tumbal dipercaya selain dengan membuang tumbal yang ditanam atau dibuat maka orang jawa pada jaman dahulu juga membuat tatacra dengan membakar kemenyan atau melakuakn ritual tertentu dengan membaca mantra sebagai berikut :

 “Salallahu ngalaihi wasalam, ana gambar, ana gambar upas, manut lelakuning angin, manut lelakuning banyu, manut lelakuning godong, hes aja marene retune, Allah huma, gene, iya, .. …, iya Hu Allah”

Dan untuk menghindari penempatan tumbal dan menghindari dari orang yang bersiap siap membuat tumbal maka orang jawa mengenal “obat tulak tenung” yang terbuat dari jantung ayam cemani, potongan jantung pisang dan ares pohon pisang ijo, endapan air sumur dan sedikit garam. Campuran tersebut dimasak secara bersamaan dan sesudah matang serta mengendap maka airnya diminum pada orang yang dijadikan target tumbal, sedangkan sisa airnya dikubur di halaman rumah sambil membaca mantra :

“Sang lirmaya putih, sang dangdang putih, testeretes ngrawuhi penggawe anak Adam, umbul umbul tanama karaosa, bubar bubar sangking kersane Allah”

Meskipun mantra mantra tersebut dikatakan sebagai mantra kuno jawa namun tetap sudah mengalami percampuran dan peleburan dengan tradisi para pemeluk agama Islam pada umumnya, dan meski sudah ditanyakan pada dukun paling tua dan pintar sekalipun tetap belum terjawab kenapa ada percampuran seperti itu serta kenapa harus memakai mantra dan memakai tumbal tersebut agar berhasil.
Akhir kata semua ini berdasar pada sebuah buku berjudul dunia mistik orang jawa, roh, ritual, benda magis yang aslinya berbahasa belanda pada tahun 1920 dan diterjemahkan kedalam bahasa indonesia pada 2006 hingga bisa dibaca dan dimengerti serta tentunya juga mataketiga bisa menulis secara ringkas dalam artikel yang membahas tumbal ini. fakta tumbal menurut ilmu jawa

Advertisements
Bagikan artikel menarik ini
About mataketiga 191 Articles
seorang penggiat blog dan penyuka dunia spiritual yang mencurahkan pemikiran dalam blog, silahkan berkomentar dan jika ingin menyebarkan artikel ini dalam web atau blog pribadi harap sertakan link sumber yaitu mataketiga.com,.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*