Keris dalam Fungsi dan Jumlah Luk

0
130
views
Keris dalam Fungsi dan Jumlah Luk
Keris dalam Fungsi dan Jumlah Luk

Keris dalam Fungsi dan Jumlah Luk

Keris dalam Fungsi dan Simbol Luk serta sejarah singkat 

 

Keris dalam Fungsi dan Jumlah Luk | Senjata keris telah dikenal semenjak zaman dahulu kala terlebih di nusantara ini meskipun tidak ada dukungan literatur pasti semenjak tahun kapan keris ini muncul dan dikenal, sesuai zaman dan pengetahuan yang bertambah maka keris yang sedari awal hanya sebilah senjata lama kelamaan mengalami perubahan fungsi dan filosofi sesuai kondisi sosial dan perkembangan budaya.

Pada era era awal keris digunakan hanya sebagai senjata pertahanan dan menyerang maka wujud keris pada awalnya sangat tajam apda kedua sisinya, ditujukan untuk menangkis dan menyerang musuh dalam perkelahian serta peperangan. Dan pembuatan keris yang ditujukan untuk beladiri maka dibuatlah dengan logam logam khusus yang tahan benturan dan tidak mudah patah atau bengkok serta kuat hingga jangka waktu yang lama, karena awal mula keris memang menjadi senjata tikam sekaligus untuk menyayat musuh.
Tercerita pada era kerajaan Majapahit keris yang dibuat masa itu adalah sebilah keris yang terbuat dari beberapa logam yang dicampur dan diolah serta dibentuk menjadi keris yang lurus tanpa lekukan (luk), bagian daun (bilah) hingga bagian gagang (ukiran) berpadu dengan tanpa sambungan tidak seperti keris pada era era selanjutnya.

Dengan itu maka keris kadang disamakan serupa badik seperti yang diungkapkan oleh Cheng–seng sebagai berikut ” ying-yai Sheng-lan Fai” dalam tahun 1416 orang Jawa mempunyai pa-lak diselipkan kedalam ikat pinggang, mulai dari anak anak, kakek kakek yaitu bilah badik yang bergaris garis halus dan tipis pada bilahnya dan motif bunga bunga pada ujungnya (mungkin ini yang disebut pamor).

Menurut mitos dari sebuah daerah di Jawa Timur menceritakan bahwa kerajaan Majapahit membuat sebilah badik yang mempunyai pamor pada daun bilahnya dan diciptakan dari sebuah batu mistika pada saat kelahiran Joko Tole, anak dari raja Prabu Brawijaya namun meskipun disebut badik tetaplah kedua senjata ini memiliki perbedaan mencolok dimana keris mempunyai ciri ciri yang tidak dimiliki oleh sebilah badik.

 

silahkan berkomentar atau bertanya jawab dengan sopan dan santun