Bikin Merinding, seorang bocah dibawa mahluk gaib

berita tentang penculikan anak manusia oleh mahluk gaib

 

Ternyata jaman sekarang tidak menutup adanya gangguan gangguan dari mahluk gaib secara nyata semisal adanya orang yang diculik jin, baik oleh wewe gombel atau oleh hantu hantu lain yang jaman dulu mungkin sering kita dengar kisahnya dan baru diketemukan apda malam hari atau sesudah dicari oleh orang dengan kemampuan dibidang spiritual dan supranatural atau dengan membaca doa doa.

Baru baru ini di Daerah Istimewa Yogyakarta ternyata ada salah satu warganya yang masih anak anak mengalami kejadian yang istimewa yaitu diculik atau disasarkan oleh mahluk halus, jika mendengar pengakuan anaknya bahwa dia diajak oleh sosok sosok yang mengaku temanya maka itu adalah mahluk jahil yang berwujud anak anak dan dulu memang marak membawa anak anak manusia untuk bermain bareng dan kadang kesasar. Berbeda dengan wewe gombel yang menyerupai sosok dewasa atau orang tua yang dikenal dan sasaranya tidak anak anak saja akan tetapi bisa remaja juga, bedanya dengan wewe gombel selia itu adlaah pencarian jika diculik wewe gombel harus dengan memukul alat alat masak dan bunyi bunyian lain agar wwe gombel takut.

Nah inilah berita yang dimuat oleh salah satu media online tentang kisah penyelamatan anak yang diculik oleh mahluk halus tersebut yang terjadi pada 0/10/17

Bikin Merinding, seorang bocah dibawa mahluk gaib

TRIBUNJOGJA.com, SLEMAN – Seorang anak bernama Rifan Hendrawan dikabarkan hilang. Peristiwa hilangnya bocah asal Cangkringan, Sleman ini pun memaksa dilakukan pencarian besar-besaran yang melibatkan sejumlah komunitas relawan.
Dikutip dari keterangan Yulianto, di Grup Info Cegatan Jogja (ICJ) pencarian melibatkan relawan SKSB, AMC, WSC, SAR DIY unit Wukirsari, TRC DIY, TRC Sleman.
Adapun pencarian dimulai sejak pukul 23.00 hingga pukul 00.40. Tim relawan saat itu belum berhasil menemukan Rifan. Pencarian terus dilanjutkan oleh tim relawan Yudi Sakira, yang kemudian berhasil menemukan bocah itu pada Sabtu (07/10/2017) sekitar pukul 03.00 dini hari. Penemuan tersebut langsung dilaporkan ke TRC Sleman yang kemudian menyampaikannya kepada orangtua Rifan.

Berdasarkan video evakuasi yang diunggah Yulianto di grup Info Cegatan Jogja (ICJ) terlihat bocah tersebut ditemukan di tengah semak belukar dengan tebing curam di DAM Debur, Kali Opak, Argomulyo, Cangkringan, Sleman. Bocah ini ditemukan tanpa mengenakan baju dengan tubuh basah akibat air hujan. Ia juga terlihat tanpa menggunakan alas kaki.

Saat ditanya relawan, bocah ini menjawab bahwa dirinya diajak oleh dua orang seumurannya yang bernama Ardan dan Rega. Tapi sesampainya di tengah hutan, mereka kemudian menghilang. Sementara di lokasi hutan belukar tersebut, hampir mustahil ada anak-anak yang main hingga lewat tengah malam.
‘Bismillahhirrohmanirrahim, Ya Allah, La haula wa la quwwata illa billah,’ ucap para relawan.
Warganet yang menyaksikan proses evakuasi tersebut ikut merinding. Mereka lantas menghubungkannya dengan sejumlah peristiwa yang berhubungan dengan sosok makhluk halus bernama Wewe Gombel.

*sumber tribunjogja

 

Wujud wewe gombel dan sejarahnya

Diculik oleh jin

Jadi pesan mataketiga bagi orang tua yang punya anak anak masih dibawah usia 12 tahun harap dijaga dan jangan biarkan bermain hingga petang sebab pada pukul 6-9 itu adalah masa masa rawan, baik diculik, kena sawan atau bisa melihat mahluk mahluk alam lain yang negatif. Namun tidak hanya pada waktu waktu itu saja sebenarnya mereka muncul akan tetapi waktu waktu tersbeut adalah masa masa rawan yang sebisanya dihindari, semoga berta ini bisa memberi wawasan yang positif. Bikin Merinding, seorang bocah dibawa mahluk gaib

Bikin Merinding, seorang bocah dibawa mahluk gaib

Bikin Merinding, seorang bocah dibawa mahluk gaib