mewarisi ilmu keturunan leluhur

mengakses dan menggali ilmu peninggalan leluhur

Menggali ilmu supranatural dan spiritual leluhur | Artikel ini akan memperkenalkan sebuah metode yang biasa dilakukan oleh para penggiat spiritual dan supranatural nusantara, metode tersebut adalah mengakses, menggali dan memakai keilmuan keilmuan milik leluhur yang ditinggalkan dan kembali ke alam setelah seseorang yang berilmu (leluhur) tersebut meninggal dunia.

Pada artikel khodam leluhur dan ilmu keturunan telah dijelaskan secara garis besar dan dalam artikel ini dijelaskan juga siapa sih leluhur itu, setelah memahami kedua artikel tersebut maka mari kita beranjak pada seperti apa dan bagaimana serta apa kegunaan dari menggali keilmuan milik leluhur yang ditinggalkan setelah meninggalnya mereka. Sekilas pengetahuan bahwa ketika seseorang meninggal dunia maka ilmu ilmu yang didapatkan semasa hidupnya juga akan ditinggalkan, kembali kepada alam dan mungkin itu jugalah yang tersampaikan juga dalam semua yang dimilki manusia hanyalah pinjaman dan akan kembali, selain ilmu tentunya nyawa akan kembali pada empuNya alam semesta ini.

Ilmu ilmu yang ditinggalkan tersebut ketika belum sempat diturunkan pada generasi selanjutnya maupun memangs engaja tidak diturunkan kepada generasi selanjutnya maka akan mengembara atau berdiam dalam pusara/makam, petilasan seseorang tersebut dan itu juga yang sering dijadikan alasan beberapa praktisi untuk menggali keilmuan keiilmuan leluhur yang ada. Meski begitu tidak serta merta seseorang yang mempunyai darah turun dari almarhum akan bisa menggapai/mengakses/menggali keilmuan yang ditinggalkan oleh leluhurnya, ada banyak proses dan syarat yang lebih dari sekedar hubungan darah.. sebut saja kesiapan mental, pola pandang hidup, kesamaan energi dan perjalanan hidup.

Ada beberapa jenis tatacara yang mata ketiga kenal dalam mengakses dan menggali keilmuan milik leluhur tersebut (terutama spiritual dan supranatural), namun artikel ini hanya menjelaskan berbagai jenisnya dan bukan tatacara lengkap atau secara detail sebab mengingat adanya dampak negatif dan butuh bimbingan secara langsung dari yang berpengalaman.

mewarisi ilmu keturunan leluhur

Jenis jenis tatacara pengaksesan ilmu supranatural dan spiritual leluhur

1. Jenis yang pertama adalah dengan tatacara mendatangi petilasan dari seseorang yang dianggap leluhur (bisa juga orang sakti) dan melakukan ritual ritual semacam samadi khusus diareal petilasan tersebut, tentunya dengan niatan menggali atau mengambil ilmu yang ditinggalkan dari alamarhum. Jenis ini banyak dilakukan karena diyakini mudah dan cepat dalam prosesnya akan tetapi sebenarnya tidak begitu juga, seperti yang ditulis diatas tadi banyak syarat akan masuknya ilmu dari leluhur tersebut dan bukan hanya beradasar darah turun atau ritual dan ubo rampe saja, namun banyak hal semisal kesiapan mental, laku hidup, ritual khusus, dan berbagai hal lainya.

2. Jenis kedua dengan melakukan samadi, meditasi khusus dan mendoakan serta mengirimnya kepada leluhur leluhurnya tanpa niatan khusus, hal yang seperti ini memang terkesan lama dalam prosesnya dan banyak seklai yang harus dilalui dan dikenali namun hasilnya lebih matang daripada jenis pertama. Meski begitu tidak hanya melakukan meditasi atau samadi dan mengirim doa saja akan tetapi membutuhkan bimbingan, serta ritual ritual tersendiri serta doa doa khusus yang diberikan oleh pembimbing kepada murid ajarnya.
Jadi hal seperti ini tidak bsa dilakukan asal ada niat dan nekat saja sebab dalam dunia spiritual dan supranatural banyak gangguan yang seolah olah sebuah kebenaran dan akhir tujuan, padahal hanya gangguan dan sesuatu yang membuat pelaku menjauh dari proses sebenarnya.

3. Jenis ketiga adalah jenis yang dengan cara cepat dan cenderung instan, akan tetapi prosesnya membutuhkan seseorang yang berilmu tinggi dan mampu menjembatani dan menyelaraskan ilmu dan energi milik leluhur dengan seseorang yang ingin menguasainya. Proses ini mempunyai dampak dampak yangs angat banyak ketika seseorang yang menjembatani tersbeut ternyata tidak mumpuni dan orang yang ingin mengakses ilmu leluhur juga belum siap, alih alih menemu ilmu malah bisa bisa terbawa ilmu atau halusinasi.
Maka itu dibutuhkan seseorang yang benar benar mumpuni dan mengenal dunia spiritual dan supranatural secara mendalam hingga mampu mengetahui leluhur dimaksud secara jelas, serta mampu menyiapkan wadah seseorang agar sesuai dan mampu membimbingnya setelah berhasil mengakses/menggali keilmuan leluhur tersebut agar bsia dikontrol dan digunakan semestinya.

4. Jenis keempata dalah jenis yang langka namun masih banyak terjadi yaitu ketika seseorang menerima hidup, menahan dan mengendalikan nafsu serta berbakti pada orang tua, selalu emndoakan leluhur dan tidak memiliki keinginan dalam supranatural. Kenapa bisa malah yang seperti ini mampu diikuti atau emndapatkan penurunan ilmu leluhur adalah karena spiritualnya matang, jalan hidupnya bersih dan tentu saja bukan hanya ilmu leluhur malah akdang mendapatkan ilmu ilmu yang bukan dari leluhur namun sesuai dengan energi dan laku hidup pemegang ilmu sebelumnya.

5. Jenis kelima atau jenis terakhir ini juga langka dan alah lebih langka dari jenis ke4, penurunan dan pengaksesan ilmu leluhur benar benar didapatkan dari kejadian kejadian supranatural semisal salah satunya adalah ketika sukma seseorang dibawa oleh ilmu dari leluhur tersebut atau bsia juga dibawa dan diajarkan oleh khodam, sukma, energi dari leluhur itu sendiri secara langsung namun di alam gaib. Hal tersbeut akdang dilakukan dan diduplikasi oleh para praktisi praktisi dengan proses rogo sukmo dengan level yang tinggi hingga mampu menembus batasan batasan tertentu, dan jika seseorang mengalami ini dan “diajarkan” secara langsung maka dalam 3 atau bahkan 1 hari sudah mampu menguasai ilmu lelauhur secara gamblang baik dari nama, jenis, sifat, tatacara dan ritual yang benar benar mirip dengan ilmu ilmu kuno yang ditinggalkan oleh leluhur.

mewarisi ilmu keturunan leluhur

rahasia membaca pola energi
jasa sketsa pola energi

ilmu turunan dari leluhur | Itulah kelima jenis dan cara para praktisi atau yang belajar bidang supranatural dan spritual mengakses demi mewarisi ilmu keturunan leluhur yang ditinggalkan setelah meninggal, meski terkesan mudah dalam penjabaranya namun pada prakteknya ini sangat susah dan membutuhkan usaha dan pengenalan akan dampak dampak yang bisa menjadi negatif/buruk jika tidak dikendalikan dengan benar.

Salah satu dampaknya adalah ketika ingatan ingatan masa silam dari orang orang/leluhur yang telah meninggal malah masuk kedalam pikiran pencari ilmu leluhur, alih alih mendapatkan ilmu leluhur malah bisa bisa ia merasa menajdi titisan titisan leluhur atau menjadi anak turun langsung dari orang orang besar atau sakti yang telah meninggal dan itu sangat mudah ditunggangi oleh mahluk mahluk gaib jahat untuk bermanifestasi dan meninjukan eksistensinya melalui hal hal berbau spiritual selanjutnya. Semisal mahluk gaib akan memberikan mimpi mimpi sesuai keyakinan orang yang kemasukan/ketempelan ingatan orang/leluhur yangs udah meninggal dan seolah olah itu benar adanya, seolah olah telah mempunyai akses tak terbatas karena ia merasa sebagai titisan atau keturunan langsung dan mewarisi segala ilmu.

itu hanyalah salah satu dampak negatif jika akses ilmu leluhur atau orang sakti dsb tidak didampingi oleh guru atau orang atau organisasi/paguyuban supranatural dan spiritual yang kompeten, jadi artikel ini jadikanlah pengetahuan saja dan jika tidak sependapat maka anggap saja kekayaan ilmu dan cara pandang yang lain dari segi keilmuan yang lain dari mataketiga.com. mewarisi ilmu keturunan leluhur